Thursday, 5 March 2015

Pasar Mobkas MPV Tetap Kinclong Meski BBM Naik

Pasar mobil bekas atau ¬second cenderung mengikuti pasar. Contohnya di showroom mobil bekas Banjar Motor, Banjarnegara, Jawa Tengah. Pasar Banjarnegara yang cenderung memiliki level menengah¬ ke bawah, menyebabkan mobil dengan maintenance mudah dan konsumsi bahan bakar irit menjadi primadona dalam pilihan mobil bekas.

Pasar Mobkas MPV Tetap Kinclong Meski BBM Naik
Seperti stok mobil yang ada di showroom yang beralamat di Jl. Raya Semampir Km. 3, Banjarnegara. Mayoritas memilih jenis MPV. Seperti jenis Toyota Avanza, Kijang Innova dan Daihatsu Xenia yang merupakan tipe favorit.Soal banderol bermain di rentang Rp 100 sampai Rp 140 juta untuk tahun pengeluaran 2005 sampai 2012 untuk jenis Avanza tipe G 1.3l dan 1.5l.  
Sedangkan Kijang Innova tipe G mulai dari yang termurah Rp 120 juta tahun 2004 hingga tahun 2011 Rp 200 juta. Sementara itu, Xenia cenderung memiliki harga lebih terjangkau, seperti untuk tahun 2005 sampai 2012 dengan harga Rp 80 juta hingga Rp 125 juta.
Tapi selain MPV, Banjar Motor juga menyediakan beberapa kelas mini SUV. Sebab mobil jenis ini sedang naik daun. Apalagi selain fungsi, tren yang sekarang sedang ramai adalah berpenampilan trendy dan gaya. “Seperti Honda CR-V yang dijual di kisaran Rp 200 juta untuk tahun 2007, dan Rp 225 juta untuk keluaran 2008 serta untuk tahun 2009 saya lepas Rp 250 juta,” ujar Fahmi pemilik Banjar Motor.

Wednesday, 25 February 2015

Rekaman CCTV Sulit Identifikasi Mobil Penabrak Off Roader Nasional

Untuk mencari pelaku tabrak lari yang menewaskan off-roader nasional, Fathkun Nadjib, pihak Kepolisian mengaku mengandalkan video CCTV yang ada di sepanjang jalan Tol Purbalenyi. Sayangnya kualitas gambar dari CCTV yang ada di jalan bebas hambatan tersebut kurang baik. Hasil dari 60 titik kamera yang ada tidak memberikan titik terang terhadap kasus ini.

Rekaman CCTV Sulit Identifikasi Mobil Penabrak Off Roader Nasional
Lantaran, kualitas gambar kurang pencahayaan serta kondisi saat itu habis diguyur hujan. Dari Wowon, Petugas Pelayanan Informasi komunikasi Tol Purbalenyi menjelaskan, untuk kamera CCTV di KM 97 terletak di bagian atas dekat pintu masuk rest area KM 97.
Kamera CCTV yang di pasang pada ketinggian sekitar 40 meter ini berada pada KM 97.800 mengarah ke Jakarta, sedang kejadian berada di KM 97.200. Artinya ada jarak 600 meter kedepan yang tidak dapat dijangkau dengan kamera jenis PTZ milik Jasa Marga. Saat di zoom pun hasil gambar pecah dan tidak terjangkau.
Kemudian, Kepolisian menganalisa kemungkinan si pelaku tabrak lari keluar melalui pintu tol terdekat yaitu Jatiluhur dan Sadang. Dua tempat itu pun di teliti secara detail detik per detiknya dari waktu perkiraan kecelakaan.
Sampai 1 jam kedepan, monitor tidak juga menangkap gambar kendaraan yang rusak pada bagian depan maupun spionnya. Mengingat saat kejadian yang terekam oleh video anak korban, mobil pelaku terlihat menabrak pintu depan Microbus sebelum menabrak korban.
“Untuk kemungkinan selanjutnya pelaku bisa kabur ke arah Jakarta ataupun Cikampek. Namun kamera yang memonitor hanya terbatas sampai KM 66 saja,” tutur Wowon.
Berikutnya menuju rest area KM 97 yang juga memiliki kamera CCTV mengarah ke jalan. Setelah menghubungi pihak pengelola, akhirnya dapat melihat hasil rekamannya.
Namun sayang, sebuah kamera yang mengarah ke jalan gambarnya kurang bagus. Lantaran ada sisa butiran air hujan yang habis menguyur tempat itu. Sudut pandang kamera yang dipasang di dekat bagian atap masjid di KM 97.400 itupun mengarah ke kanan menuju arah Bandung. Sedang posisi kecelakaan terjadi di arah Jakarta.
Tapi kamera ini berhasil merekam kendaraan Microbus Mitsubishi yang melintas pada pukul 22.27. bukti ini diperkuat setelah dicocokan dengan warna kendaraan yang identik, bodi silver dengan strip biru tebal pada bagian bawahnya.
Dari sini, pihak Kepolisian masih belum menemukan lagi bukti tambahan untuk mengungkap kasus tabrak lari ini.
“Berhubung gambar yang didapat kepolisian dari pihak Jasa Marga kurang begitu baik, kami sedang berusaha mencari pakar yang dapat memperjelas hasil rekaman,” Jelas Aiptu Ismawanto, Penyidik Laka Lantas Polres Purwakarta.
Nadjib yang merupakan seorang off-roader nasional ini tewas setelah ditabrak sebuah mobil yang melaju kencang di KM 97.200 dari arah bandung menuju Jakarta. Ia yang saat itu pergi bersama keluarga, memutuskan berhenti untuk membantu mengevakuasi korban kecelakaan sebuah micro bus sekitar pukul 22.30, Sabtu malam (29/11). Sang sopir yang ditolongnya sedang terjepit bodi bagian depan.

Friday, 20 February 2015

Noah Ramaikan Launching Produk Baru di Yamaha Asean Cup Race

Sesuai temanya Rock & Race,Yamaha Asean Cup Race (YACR) bukan hanya ajang kompetisi membalap dan edukasi menuai pengalaman di level internasional. Namun menjadi masyarakat umum bergembira bersama dengan aktivitas-aktivitas entertainment, edukasi dan marketing.
Noah Ramaikan Launching Produk Baru di Yamaha Asean Cup Race
 
Seperti di YACR ke-11 yang digelar di Sentul International Circuit 6-7 Desember, berbagai aktivitas tumpah ruah untuk menghibur penonton dan pengunjung.
”Selama dua hari itu dari pagi hingga sore, publik dapat menikmati sejumlah acara yang menghibur weekend paling berkesan bagi mereka. Event ini memang kami gelar bagi masyarakat agar mendapatkan tontonan menarik dan menjadi bagian dari kemeriahan di Sentul,” ujar M.Abidin, GM After Sales & Motorsport PT YamahaIndonesia Motor Manufacturing.
 
Buat sekeluarga, kawula muda dan anak-anak diundang Yamahauntuk datang ke event ini. Anak-anak sudah dipersiapkan edukasinya mengikuti Yamaha Safety Riding Science (YSRS) for Kids. Sebanyak 100 anak dari SD kelas 3 dan 4 area Bogor, Jakarta dan Sentul diberikan pendidikan safety riding. Mereka didampingi orang tua dan guru dari sekolah masing-masing.
 
Yamaha pun memberikan wadah edukasi bagi generasi muda tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan mengadakan SMK Skill Contest. Ada juga eskul competition dan seremonial penyerahan plakat dari Yamaha kepada 25 orang alumni Yamaha Engineering School (YES).
 
Dan yang paling ditunggu-tunggu pastinya launching motor terbaruYamaha. Surprise lagi, grand prize 1 unit motor teranyar itu bisa didapatkan pengunjung yang beruntung.
 
Teknologi teranyar Yamaha juga ditampilkan di booth khusus yaitu Blue Core yang Fun & ECO-friendly yang menjadikan motor lebih Efisien – Bertenaga – Handal. Booth produk-produk populer lainnya dari barisan CBU, R-Series serta sparepart & apparel Yamaha pun ada. 

Sunday, 15 February 2015

Harley Davidson Street 500 Dijual di Indonesia Rp 214 Juta

PT Mabua Harley-Davidson (MHD) secara resmi merilis produk anyar mereka, Street 500 di Tanah Air. Moge yang dirilis hari ini (3/12) di Jakarta akan masuk di dalam line up Harley Davidson (HD) versi 2015.
Harley Davidson Street 500 Dijual di Indonesia Rp 214 Juta

Yup, seperti kami beritakan sebelumnya, Street 500 dibekali dengan mesin bervolume 500cc yang menjadikannya model terkecil dari semua varian HD. Sehingga, Street 500 masuk ke motor besar (moge) kategori entry level.
Sebagai moge entry level, Street 500 ditawarkan dengan harga terjangkau di Indonesia, yakni Rp 219 juta off the road.
"Sampai tanggal 7 Desember nanti, kami sediakan harga khusus Rp 214 juta. Lewat dari itu, kembali ke harga normal," buka Irvino Edwardly, Sales & Marketing Director PT MHD.
"Melalui Street 500, kami mencoba masuk ke segmen yang lebih luas. Bukan hanya dari pecinta HD, tapi juga pecinta roda dua di seluruh Indonesia," urainya.
Lebih lanjut, meski memiliki mesin baru dan berkapasitas paling kecil, namun ciri khas HD tetap dipertahankan. "Ada tiga ciri yang ada pada Street 500. Yaitu urban, authentic dan soul," jelas Irvino.
Dari sisi urban, terlihat dari sisi fungsional yang diwakili mesin bersistem watercooling yang tetap nyaman dipakai bermacet-macet dan kondisi cuaca panas.
Sektor authentic diwakili dari ciri khas HD yang tidak hilang. "Mulai dari mesin V-Twin, tenaga, karakter dan suaranya sama seperti keluarga HD bermesin yang lebih besar lainnya," ungkapnya.
Dan terakhir adalah soul. "Semua model HD, termasuk Street 500 mempunyai jiwa yang dapat menyatu dengan konsumennya lewat kemudahan customisasi. Sehingga, motor ini tetap terasa personal dengan penggunannya," pungas Irvino.

Tuesday, 10 February 2015

Touring Ala Jurnalis Otomotif ke Cisarua

Usai menggelar kegiatan sosial bertema Road Safety Campaign 2014 berupa pembagian jaket kepada pihak Kepolisian Lalu Lintas dan masyarakat, Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) menggelar touring jurnalis otomotif dari Jakarta menuju Cisarua, Bogor.

Touring Ala Jurnalis Otomotif ke Cisarua
Touring yang digelar dua hari baru-baru ini diikuti oleh lebih dari 50 wartawan dari berbagai media, cetak maupun online sekaligus untuk mengetes (ride test) beberapa model sepeda motor baru seperti Cleveland, Honda CBR150R, skutgik Vespa 946 Bellissima dan skutik Suzuki Address.
Touring Forwot XII ini juga diisi dengan kegiatan workshop yang menghadirkan narasumber dari dunia otomotif. “Touring merupakan kegiatan rutin FORWOT yang diselenggarakan 1 atau 2 kali dalam setahun. Kali ini menjadi touring ke-12 dan dalam rangka merumuskan program kerja 2015,” kata Zenuar Yoga Istanto, ketua panitia touring dalam keterangan pers tertulisnya kepada Tribun, Rabu (4/12/2014).
Touring ini didukung oleh PT Astra Honda Motor, PT Wahana Makmur Sejahtera, PT Suzuki Indomobil Sales, Adira Insurance, PT Javas CycleWerks Indonesia (Cleveland Indonesia), PT Toyota-Astra Motor, dan Tuner Indonesia.

Thursday, 5 February 2015

Berkendara Aman di Musim Hujan dari Chevy

Jika Anda seorang traveler dengan kendaraan bermotor, saatnya bagi Anda lebih berhati-hati saat mengemudi di jalan.
Apalagi berkendara di jalan dengan permukaan jalan yang diguyur hujan ditambah dengan aneka tantangan lain seperti berkurangnya visibilitas, jalanan licin, genangan air, serta rintangan lain yang tak terduga seperti pohon tumbang. Dalam kondisi ini, pengendara memerlukan penyesuaian cara mengemudi dan kewaspadaan ekstra dalam memeriksa kondisi mobil agar tetap prima.
Berkendara Aman di Musim Hujan dari Chevy

Pada beberapa kendaraan, pengemudi sudah dibantu oleh sejumlah fitur keamanan berkendara. Pada mobil Chevrolet Captiva AWD misalnya, telah melengkapi berbagai teknologi seperti sistem kontrol traksi.
Fitur ini dapat membantu mobil tetap mencengkeram aspal dan mengurangi selip di jalanan licin. Fungsi lain seperti sensor hujan dan lampu otomotis memberikan kesempatan kepada pengendara untuk lebih fokus pada kemudi dan situasi sekitar.
Sistem suspensi seperti yang terdapat pada Aveo dan Spin juga mampu meningkatkan kendali pengendara yang lebih baik di jalanan basah maupun kering. Hal lain yang tak kalah penting adalah fitur wiper control di semua model Chevy.
Pengemudi dapat menyesuaikan tingkat kecepatan pada wiper di kaca depan dan belakang untuk mendapatkan visibilitas terbaik. Selain itu, posisi katup pipa udara yang tinggi memberikan keuntungan bagi pengendara saat melintasi jalanan dengan genangan air yang cukup tinggi dan mencegah air mengalir ke mesin kendaraan.
"Meskipun kini kendaraan sudah didesain dengan cukup modern, pemanfaatan teknologi perlu diperhatikan untuk menjaga keselamatan. Oleh karena itu, dengan mengikuti saran-saran berikut, pengendara akan siap menghadapi jalanan yang basah sekalipun. Teknisi kami di diler juga dapat membantu pelanggan memastikan kendaraan mereka tetap prima untuk menghadapi musim hujan," kata Dadan Ramadhani, Customer Care Director, General Motors Indonesia.

Sunday, 25 January 2015

Di Eco Fun Drive Makassar, Seliter Bensin Mirage Sanggup Lahap 20,1 Km

Setelah sukses menggelar Mirage Eco Fun Drive II di Jakarta beberapa waktu lalu, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), kembali menggelar acara serupa di Makassar. Acara ini digelar untuk menguji secara langsung keiritan konsumsi bahan bakar city car Mitsubishi Mirage.

Di Eco Fun Drive Makassar, Seliter Bensin Mirage Sanggup Lahap 20,1 Km
Acara yang digelar bekerjasama dengan diler PT Bosowa Berlian Motors ini berlangsung pada Minggu, 30 November 2014 lalu dan diikuti 40 peserta. Selain menguji tingkat efisiensi bahan bakarMitsubishi Mirage, ajang ini juga dilakukan untuk memperkuat hubungan dengan konsumen setia Mitsubishi, serta untuk lebih memperkenalkan Mitsubishi Mirage sebagai city car yang irit namun tetap memiliki performa yang baik.
Dari keseluruhan penghitungan konsumsi bahan bakar peserta,Mitsubishi Mirage mampu menorehkan catatan konsumsi BBM di kisaran 15,9km/l hingga 20,1km/l, untuk Mirage dengan transmisi manual dan otomatis.
Di Kategori Konsumen, juara 1 dari kategori Manual dimenangi oleh Muhammad Agus dengan catatan 17,7 km/liter bahan bakar disusul Andi Taufiq dengan 16,9 km/liter di posisi kedua dan Irawati dengan 15,9 km/liter di posisi ketiga.
Di kategori Mirage Transmisi Otomatis, juara 1 dimenangi Arifin Raseng dengan 20,1 km/liter bahan bakar disusul Arwini Yuditasari dengan 19,7 km/liter bahan bakar dan di posisi ketiga Yusriani dengan 17,8 km/liter bahan bakar.
Muhammad Agus memberi tips bagaimana agar Mirage yang dikendarai bisa irit bahan bakar. Ketika sedang mengemudi, jangan menginjak gas terlalu kencang. Sepanjang perjalanan terus berpacu dengan stabil agar indikator ECO tetap menyala.
Selain irit bahan bakar, Agus yang berdomisili di kota Makassar ini juga mengakui bahwa suspensi yang dimiliki Mitsubishi Mirage sangat nyaman, bahkan untuk perjalanan yang cukup jauh, seperti ke kota Pangkep, Bone, Toraja, dan lain-lain yang biasa beliau lakukan.
Mirage Eco Fun Drive Makassar mengambil rute berkeliling kota Makassar mulai dari garis start di kantor pusat Bosowa Berlian Motor, Jalan Poros Makassar, hingga garis finish di Pantai Akkarena. Dalam perjalanannya, peserta harus melewati 3 pos check point untuk melaporkan tingkat konsumsi BBM Mirage yang tertera di layar MID.
Pos pertama yang harus dilalui peserta terletak di Menara Bosowa, sedangkan pos kedua terletak di Celebes Convention Center (CCC) dimana sedang digelar acara Pameran Otomotif Makassar (POMA) 2014. Di pos kedua ini, peserta harus mengunjungi booth MitsubishiMotors dan berfoto bersama Mitsubishi Delica, MPV terbaru keluaranMitsubishi. S
etelah melewati pos kedua, peserta harus melanjutkan perjalanan ke kawasan Akkarena, Tanjung Bunga, yang sekaligus menjadi titik finish. Selama acara, rute yang dijalani peserta memiliki jarak kurang lebih 45km dengan kondisi lalu lintas yang cukup padat namun tetap ramai lancar layaknya sebuah kondisi jalanan di perkotaan.